Ini Alasan Kenapa Kamu Harus Mulai Memilah Omongan Orang

Semua orang tahu dengan pepatah ‘mulutmu harimaumu’, namun tidak semua orang dapat mengimplementasikan pepatah itu dalam kehidupan. Itulah mungkin penyebab seringkali kamu terjebak setelah menerima omongan orang lain tanpa dipilah dan dipilih dengan baik terlebih dahulu.

Kamu harus percaya bahwa tidak semua omongan orang harus kita terima, karena bahkan berdampak pada diri kita sendiri dan kehidupan kita sendiri, kamu harus memilah dan memilih terlebih dahulu setiap perkataan orang lain yang kamu terima. Kenapa? Untuk menjawabnya, simak penjelasan berikut.

5 Alasan Pentingnya Memilah Omongan Orang Lain

Banyak sekali orang yang dirugikan setelah menelan mentah-mentah omongan dari orang lain, apakah kamu termasuk orang yang pernah mengalaminya? Baik itu dalam urusan percintaan, kehidupan, keuangan, karir dan bahkan persoalan politik. Sebaiknya kamu memilah dan memilih omongan orang dengan baik.

Mungkin sebagian dari kamu bertanya-tanya, kenapa harus dipilah dan dipilih? Bukankah lebih baik kita mendengarkan omongan semua orang? Memilah bukan berarti tidak mendengarkan! Namun mencoba merumuskan, perkataan mana yang harus dibenarkan, sehingga kamu tidak akan dirugikan. Nah, berikut ini beberapa alasan kamu harus memilah omongan orang.

  • Berpotensi mempengaruhi pola pikir kita

Pola pikir kita dapat dibangun melalui kesadaran dengan berdaya secara intelektual, menggunakan logika dalam nalar. Akan tetapi juga pola pikir manusia dapat terbangun dengan sendirinya tanpa disadari, sebagai akibat dari ketidak mampuan dirinya memilah perkataan orang-orang di lingkungannya.

Mungkin hal tersebut tidak terlalu menjadi masalah apabila lingkungan sosial yang mempengaruhinya adalah bersifat positif, namun bagaimana apabila negatif? Maka kamu akan memiliki pola pikir yang negatif juga tanpa disadari, terbangun dengan sendirinya begitu saja.

  • Ada potensi menjerumuskan

Bukan berarti kita berpikir negatif dalam merespon perkataan orang lain, namun kamu harus tahu bahwa segala sesuatu dalam kehidupanmu kendalinya dan kuncinya ada pada dirimu sendiri, mungkin orang lain berniat baik, namun bagaimana bahwa perkataan yang disampaikannya justru salah dan menjerumuskan, walaupun memang niatnya baik.

Maka dengan begitu, kamulah yang akan dirugikan. Maka dari itu sebaiknya kamu dengar saja perkataan orang-orang, dalam urusan apapun, namun sebaiknya dalam pengambilan keputusan, kamu harus memanfaatkan daya akal dan nurani untuk menemukan pilihan terbaik terkait keputusan apapun.

  • Perkataan mempengaruhi mental setiap orang

Banyak sekali orang-orang yang memiliki mental yang lemah setelah mengafirmasi perkataan-perkataan orang lain tanpa lebih dulu menyaringnya, diterima dengan begitu saja. Perkataan itu tanpa disadari melemahkan mental seseorang dalam menjalani kehidupan, tentu saja merugikan.

Misalnya, kamu bergaul dengan orang-orang yang kerap mengeluh, mereka sering menyampaikan banyak keluhan yang sebenarnya berlebihan, kemudian secara tidak langsung kamu tertarik dengan pembahasan seperti itu dan ikut memiliki mental yang buruk, mudah mengeluh dan menyerah.

Dari contoh cerita tersebut bukankah kita ketahui bahwa perkataan orang dapat berdampak buruk terhadap mental kita apabila tidak dipilah dan dipilih terlebih dahulu? Kamu harus ingat, saringlah perkataan-perkataan orang, cukup ambil perkataan-perkataan positif dan tinggalkan yang negatif.

  • Menghindari kebohongan yang menyesatkan

Alasan selanjutnya kenapa kamu harus mulai memilah perkataan orang adalah agar kamu mampu menghindari kebohongan yang menyesatkan. Berapa banyak orang yang terjerumuskan ke jurang kesesatan akal diakibatkan mudah menerima informasi tanpa menelaah terlebih dahulu kebenarannya.

Orang-orang mungkin kerap menyebut hal ini dengan istilah hoax, atau dengan sederhana adalah berita bohong. Memilah perkataan orang lain juga membantumu menghindari berita bohong atau informasi palsu, sehingga kamu akan terselamatkan dari upaya pembodohan dengan kebohongan.

  • Menghindari perpecahan

Banyak sekali perkataan orang yang sebenarnya tujuannya adalah hasutan, dan hasutan itu kemudian berdampak terhadap hubungan, kemudian menjadi perpecahan akibat hasutan dari perkataan orang lain yang tidak dipilah dan dipilih terlebih dahulu. Banyak sekali kasus serupa tentang poin nomor lima ini.

Maka dari itu sebaiknya kita benar-benar memilih dan memilih perkataan orang lain dalam bentuk apapun, baik itu informasi, nasihat, pendapat, ajakan, pelajaran dan lain sebagainya, gunakan daya pikir kritis semaksimal mungkin, jadikan logika dan nurani sebagai tolak ukur kebenaran sebuah pernyataan atau perkataan orang yang disampaikan kepada kamu.

Dengan memahami lima alasan kenapa kamu harus memilah dan memilih perkataan orang lain yang kamu terima, mungkin kamu mulai paham dan membenarkan alasan-alasan tersebut, jangan sampai kamu dirugikan akibat dirimu sendiri yang mudah membenarkan perkataan orang.

Itulah penjelasan tentang alasan kamu harus mulai memilah perkataan orang lain, dengan menghindari sikap menerima perkataan tanpa filter, maka kamu akan terhindar dari berbagai kemungkinan yang merugikan kamu diakibatkan oleh perkataan orang-orang, maka dari itu mulailah belajar untuk memilah dan memilih perkataan orang-orang yang disampaikan kepadamu, apapun itu.